Meningkatkan Kemampuan Guru PAI dalam Menyusun Perangkat Penilaian dan Analisis Butir Soal Melalui Workshop

76

Drs. Zurni, S.Pd., M.Pd
pakzurni@gmail.com
Pengawas Kemenag Jember
Jl. KH Wachid Hasyim No.1, Kebondalem, Kepatihan, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember

Naskah :
Diterima : 20 Agustus 2021
Direvisi : 25 September 2021
Disetujui : 28 Oktober 2021

Abstraksi

Dalam proses perkembangannya, MA sebagai lembaga pendidikan yang di dalamnya terdiri dari komponen-komponen pendidikan memerlukan pembinaan secara terus-menerus. Tugas pokok pengawas sekolah/satuan pendidikan adalah melakukan penilaian dan pembinaan dengan melaksanakan fungsi-fungsi supervisi, baik supervisi akademik maupun supervisi manajerial. Selain itu kreativitas dan semangat kerja seorang pengawas akan langsung terasa dampaknya dalam perkembangan madrasah. Untuk mengatasi masalah di atas maka peneliti akan melaksanakan workshop yang dimungkinkan dapat mengatasi kekuarangmampuan guru dalam menyusun perangkat penilaian dan analisis butir soal yang belum pernah peneliti lakukan yaitu dengan judul Meningkatkan Kemampuan Guru PAI dalam Menyusun Perangkat Penilaian dan Analisis Butir Soal di Madrasah Binaan KKM MAN 03 Jember Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pelaksanaan workshop untuk meningkatkan kemampuan penyusunan perangkat penilaian dan analisis butir soal guru mata pelajaran rumpun Pendidikan agama Islam yang dilaksanakan lima madrasah binaan di KKM MAN 03 Jember, dengan sasaran penelitian sebanyak 20 orang guru rumpun PAI.
Penelitian ini dilaksankan dalam dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan. Pertemuan kesatu penyusunan perangkat penilaian, Pertemuan kedua analisis hasil belajar meliputi Analisis ketuntasan dan tindak lanjut program pengayaan dan remedial, pertemuan ketiga analisis butir soal tentang tingkat kesukaran, dan Pertemuan keempat analisis butir soal tentang daya pembeda. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan perpaduan antara teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Adapun Indikator keberhasilan apabila peserta mendapat nilai diatas 71 sebanyak 85 % dari jumlah peserta. Hasil belajar sebelum kegiatan workshop rata-rata 63,67 dan sesudah kegiatan 82,68, terdapat kenaikan rata-rata 19,00. Sehingga dapat dikatakan bahwa workshop penyusunan perangkat penilaian dan analisis butir soal dapat meningkatkan kemampuan guru dalam bidang tersebut sebanyak 19,00.
Kreativitas guru, hanya 30% dan mayoritas mereka walaupun belum mahir sudah memakai media laptop sebanyak 60%. Aktivitas pengawas (peneliti) dalam pembelajaran; untuk pendahuluan dalam semua aspeknya diperoleh nilai rata-rata 3,31 atau dalam kategori sangat baik. Dalam kegiatan inti rata-rata nilai yang diperoleh 3,05 dengan rata-rata kenaikan setiap peretemuan 0,12. Terakhir dalam kegiatan penutup diperoleh nilai rata-rata 3,67 atau dalam kategori sangat baik.
Masih banyak guru yang belum dapat menyusun perangkat penilaian, terlebih analisis butir soal yang penggunaan aplikasi berbasiskan IT masih rendah. Para pengawas perlu terus secara terprogram melaksanakan pembinaan, pembimbingan dan pemantauan pada kegiatan tersebut.

Referensi

Arifin, Z. 2012. Evaluasi Pembelajaran Prinsip Teknik Prosedur. Bandung. Remaja Rosda Karya

Aiken, Lewis R. (1994). Psychological Testing and Assessment,(Eight Edition) . Boston: Allyn and Bacon

Arikunto, S. 2010 . Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta

Arikunto, S. 2003. Dasar -Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta. Bumi Aksara

Badan Standar Nasional Pendidikan . 2010. Panduan Analisis Butir Soal . Jakarta : BSNP

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah. ( 2016 ). Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan untuk Sekolah Menengah Pertama . Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama

Emir. 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan . Jakarta: Rajawali Pers

Faisal, Sanapiah. 1990. Penelitian Kualitatif (dasar-dasar dan aplikasi). Malang: Ya3 Malang.

Jogiyanto, H.M. 2011. Pedoman survei kuesioner: pengembangan kuesioner, mengatasi bias dan meningkatkan respon. Yogyakarta: 2011.

Kementerian Agama R.I. 2008. Peraturan Menteri Agama R.I No. 2 ; 2008) Tentang Standar Kompetensi Lulusan Dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam Dan Bahasa Arab Di Madrasah . Jakarta

Mulyadi. 2010. Evaluasi Pendidikan. Malang: UIN Maliki Press.

Nitko, Anthony J. 1996 . Educational Assessment of Students , Second Edition. Ohio: Merrill an imprint of Prentice Hall Englewood Cliffs

Rasyid, Harun dan Mansur. 2008. Penilaian Hasil Belajar. Bandung : CV Wacana Prima.

Safari. 2000. Kaidah Bahasa Indonesia dalam Penulisan Soal. Jakarta: PT Kartanegara.

Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian Dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan . 2017. Panduan Penulisan Soal 2017 SMP/MTs. Jakarta

Usman. H dan Purnomo, 2008. Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta : PT Bumi Aksara

http://www.berbagaireviews.com/2017/10/pengertian-observasi-dan-jenis-enis.html) 6 Juni 2017

http://seputarpengertian.blogspot.co.id/2014/09/seputar-pengertian-kreativitas.html 5 Juni 2017

https://pengertiandefinisi.com/definisi-dan-pengertian-workshop. 5 Juni 2017

PDF Page:  1023-1037

Terbit: Juni 2022