Peningkatan Profesionalisme Guru dalam Upaya Optimalisasi Pembinaan Akhlak Peserta Didik

75

Nur Endah Mahmudah, S.Ag, M.Pd.I
nurendahmanela@gmail.com
Kepala MAN 1 Lamongan
Jl. Veteran No.43 Lamongan

Naskah :
Diterima : 10 September 2021
Direvisi : 20 Oktober 2021
Disetujui : 10 November 2021

Abstraksi

Tulisan ini merupakan karya hasil penelitian tentang peningkatan profesionalisme guru dalam upaya optimalisasi pembinaan akhlak peserta didik. Karya ini ditulis dengan lebih menekankan pada pendekatan analisis pemikiran dengan menitikberatkan pada pencarian berbagai konsep, khususnya untuk mencari kaitan antara peningkatan profesionalisme guru dalam mencegah terjadinya dekadensi moral peserta didik. Langkah oprasional yang dilakukan penulis dalam penelitian ini melalui beberapa tahap, mulai tahap menetapkan objek atau pokok-pokok permasalahan yang dianggap cukup menarik untuk diteliti, lalu memformulasikan masalah itu kedalam berbentuk judul dan selanjutnya membatasinya yang dimaksud agar secope penelitian tidak terlalu luas, lalu mengumpulkan data-data atau informasi dengan mengumpulkan buku-buku literatur, yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, dan menelaah dan mengelola data agar tidak terjadi keabsrudan dalam penyajiaannya. Hasilnya diketahui bahwa secara filosofis pendidikan bukan hanya sebagai kegiatan transfer pengetahuan semata, tetapi pengembangan potensi peserta didik. Dan untuk mengemban tugas berat itu dibutuhkan guru-guru professional yang memiliki kompetensi, sehingga bisa melaksanakann peran dan fungsinya secara maksimal, termasuk menangani kenakalan remaja di kalangan siswa. Persoalan dekadensi moral berupa kenakalan remaja sebenarnya bisa dicegah dengan pembangunan karakter atau akhlak. Hal ini karena manusia (siswa) berakhlak mulia, dapat menjaga kesucian jiwanya, dapat mengalahkan tekanan hawa nafsu syahwat syaithoniah, dan berpegang teguh kepada sendi-sendi

Referensi

Ali, Abdullah, Sosiologi Pendidikan dan Dakwah, Cirebon, Stain Press, 2007

Amin, Ahmad, Etika (Ilmu Akhlak), diterjemahkan oleh K.H Farid Ma’ruf, Jakarta, Bulan Bintang, 1988.

Al-Ghazali, Ihya Ulumuddin, Surabaya, Hidayah, 2006.

Alim, Muhamad, Pendidikan Agama Islam Upaya Pembentukan Pemikiran dan Kepribadian Muslim, Bandung, PT Remaja Rosdakarya, 2006.

Al-Abrasy, Muhamad Athiyyah, Dasar-dasar pokok Pendidikan Islam, Bandung, PT Remaja Rosdakarya, 2006.

Darajat, Zakiah, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta, Bumi Aksara, 1992.

Djumhur, Adang dkk, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, Cirebon, Stain Press,2006.

Ghani Abdul dan Bahy Djohar, Terjemahan Bustanil, Jakarta, PT. Bulan Bintang, 1987.

Hasbullah, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada, 2005

Hude, M. Darwis, Emosi, Jakarta, Erlangga, 2006

Hopkins D, A Teacher ’s Guide to Classroom Research, Philadelphia: Open University Press. Milton Keynes, 1993

Hurlock, Elisabeth B. Psikologi Perkembangan, Jakarta, Erlangga, 1990.

Ibnu Miskawaih, Tahzibul Akhlaq wa Thathirul-A’raq, Surabaya, Hidayah, 1989

Ilyas Yunahar, Kuliah Akhlak, Yogyakarta, LPPI, 2006

Jalal, Fasli, Sosialisasi Undang-undang Guru dan Dosen, Jakarta: Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Depdiknas, 2005.

Jamaludin, Pembelajaran yang Efektif, Jakarta, Depag RI, 2002

Langgulung, Hasan, Pendidikan Islam menghadapi Abad ke-21, Jakarta: Pustaka Al-Husna.1988.

Mulkhan Munir Abdul, Setrategi Sufistik Semar, Penerbit, Kreasi Wacana. Yogyakarta. 2003.

Maleong J Lexy, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung, PT Remaja Rosdakarya, 1996.

Mastuhu, Memberdayakan Sistem Pendidikan Islam, Jakarta : Logos, 1999.

Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam, Bandung : Remaja Rosdakarya, 2004.

Muhaimin, Perkembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah,

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.2005

PDF Page:  947-963

Terbit: Juni 2022