Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Konsep Wilayah dan Tata Ruang Melalui  Pembelajaran Kooperatif Model Think Aloud Pair Problem Solving (TAPPS)

22

Suminto
sumintomanela@gmail.com
Guru dan Waka Kurikulum MAN 1 Lamongan
Diterima : 15 November 2020
Direvisi : 23 Desember 2020
Disetujui : 25 Desember 2020

Abstraksi

Dalam materi Konsep Wilayah dan Tata Ruang Siswa banyak mengalami kendala. Hal inilah yang menuntut guru untuk lebih profesional dengan menggunakan metode-metode yang menarik. Salah satunya menggunakan metode kooperatif model Pembelajaran Kooperatif Model Think Aloud Pair Problem Solving (TAPPS). Penelitian ini menggunakan action research sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS-2 Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah (1) ingin mengetahui langkah-langkah pembelajaran TAPPS dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep wilayah dan tata ruang, (2) ingin mengetahui keberhasilan pembelajaran TAPPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep wilayah dan tata ruang, dan (3) ingin mengetahui keunggulan dan kelemahan metode TAPPS dalam pembelajaran hasil belajar siswa pada konsep wilayah dan tata ruang.

Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu siklus I (50%), siklus II (82,3%). Kesimpulan penelitian ini adalah metode kooperatif model TAPPS dapat berpengaruh positif terhadap Hasil belajar Siswa kelas XII IPS 2, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran geografi.

Referensi

Ali, Muhammad. 1996. Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindon.

Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineksa Cipta.

Arsyad, Azhar. 1997. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Dahar, R.W. 1989. Teori-teori Belajar. Jakarta: Erlangga.

Hamalik, Oemar. 1994. Media Pendidikan. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Hasibuan. J.J. dan Moerdjiono. 1998. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Margono, S. 1996. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineksa Cipta.

Nur, Muhammad. 1996. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya. Universitas Negeri Surabaya.

Sardiman, A.M. 1996. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.

Surakhmad, Winarno. 1990. Metode Pengajaran Nasional. Bandung: Jemmars.

Syah, Muhibbin. 1995. Psikologi Pendidikan, Suatu Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Usman, Moh. Uzer. 2001. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

PDF Page:  749-764

Terbit: Juni 2021

SHARE