Pengembangan Model Permainan Olahraga Tradisional “Bentengan” Terhadap Kesegaran Jasmani Siswa dalam Pembelajaran Penjasorkes

81

Moh. Syobil Birri
shobil01moh@gmail.com
Guru MAN 1 Lamongan
Jl. Veteran No.43 Lamongan

Naskah :
Diterima : 01 September 2021
Direvisi : 08 September 2021
Disetujui : 3 Desember 2021

Abstraksi

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk meningkatkan kesegaran jasmani dalam proses pembelajaran Penjasorkes. Pengembangan produk model permainan olahraga tradisional “Bentengan” dilakukan melalui beberapa tahapan: analisis kebutuhan, pembuatan produk, evaluasi dan validasi, uji coba tahap I, revisi produk, uji coba tahap II, revisi produk tahap (revisi terakhir). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV MI dari Madrasah Ibtidaiyah di kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan (MIM 10 Gedangan, MIM 1 Pangkatrejo, MI NU Pangkatrejo, dan MI Al-Islamiyah Parengan). Validasi ahli dilakukan oleh dua ahli. Percobaan tahap I dilakukan terhadap siswa dengan 1 guru PJOK dan uji tahap II dilakukan 71 siswa dengan 3 guru PJOK. Proses pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Data ini terdiri dari evaluasi untuk kualitas produk, saran untuk perbaikan produk, dan respon siswa terhadap model permainan. Hasil dari penelitian ini adalah produk model pengembangan permainan “Bentengan” yang dikemas dalam bentuk buku sebagai penunjang kegiatan belajar dan petunjuk pelaksanaan permainan. Berdasarkan data hasil uji coba (kelompok kecil) dan uji coba lapangan (kelompok besar) tidak terdapat revisi yang dilakukan peneliti pada produk yang telah dikembangkan karena persentase pengembangan produk mencapai 89,53% aspek kognitif dengan kategori baik sekali, 90,39% aspek afektif dengan kategori baik sekali, dan 88,13% aspek psikomotor dengan kategori baik sekali, sehingga layak untuk digunakan. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa hasil dari penelitian ini adalah produk model pengembangan permainan “Bentengan” pada pembelajaran Penjaorkes dapat digunakan untuk meningkatkan kesegaran jasmani kelas IV Madrasah Ibtidahiyah di Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan.

Referensi

Direktorat Jenderal Pendidikan, Depdiknas (2006). Permendiknas No 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi. Jakarta: Depdiknas.

Dharmamulya, Sukirman. (2008). Permainan Tradisional Jawa. Yogyakarta: Kepel Press

Ardhana, Wayan. (2002). Konsep Penelitian Pengembangan Dalam Bidang Pendidikan dan pembelajaran . Malang: Universitas Negeri Malang.

Arikunto, S. (2009). Prosedur penelitian Suatu Pendekatan Praktik . Jakarta: Rineka Cipta.

Marzoan & Hamidi. (2017). “Permainan Tradisional Sebagai Kegiatan Ektrakurikuler untuk Meningkatkan Kompetensi Sosial Siswa” Volume. 2, No, 1.

Mulyani, Novi. (2016). Super Asyik Permainan Tradisional Anak Indonesia. Yogyakarta: DIVA Press.

Nugroho A. (2005). Permainan Tradisional Anak-Anak Sebagai Sumber Ide Dalam Penciptaan Seni Grafis. Surakarta: UNS Press

Suherman. (2009). Revitalisasi Pengajaran Dalam Pendidikan Jasmani. Bandung: FPOK UPI

Sudarno. (2012). Pendidikan Kesegaran Jasmani. Jakarta:
Depdikbud Dirjen Dikti.

Sudijono. (2008). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo.

Welis, Wilda, Rifki MS. (2013). Gizi Untuk Aktivitas Fisik dan Kebugaran. Padang: Sukabina Press.

Pangrazi Robert P. 2004. Dynamic Physical Education Elementary School Children. San Frans isco. Benjamin Cummings.

PDF Page:  999-1007

Terbit: Juni 2022

BAGIKAN