Menggali Makna Kearifan Lokal Melalui Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Antropologi

61

Vita Amalia
amalia.vita@gmail.com
Guru MAN 1 Lamongan
Jl. Veteran No.43 Lamongan


Naskah :
Diterima : 4 Oktober 2025
Direvisi : 15 November 2025
Disetujui : 26 November 2025

Abstraksi

Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna kearifan lokal
melalui pendekatan deep learning dalam pembelajaran
Antropologi pada siswa kelas XI IPS di MAN 1 Lamongan.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya
meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kesadaran budaya, serta pemahaman kontekstual siswa terhadap nilai-nilai lokal
yang berkembang di lingkungan masyarakat. Metode yang
digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi
kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa penerapan pendekatan deep learning mampu
mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses
pembelajaran, meningkatkan kemampuan refleksi kritis
terhadap praktik budaya, serta membantu siswa membangun
pemaknaan yang lebih mendalam terhadap kearifan lokal.
Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam
kemampuan analisis dan apresiasi terhadap identitas budaya
mereka. Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran
Antropologi tidak hanya memperkaya pengalaman belajar,
tetapi juga berkontribusi pada penguatan karakter dan
sensitivitas sosial siswa. Dengan demikian, pendekatan deep
learning dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif
dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan
kontekstual dalam pendidikan ilmu sosial.

Referensi

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R.
(2001). A taxonomy for learning,
teaching, and assessing: A revision of
Bloom’s taxonomy of educational
objectives. Longman.


Anita, F., & Hadrizal. (2025). Pemanfaatan
artificial intelligence terhadap budaya
belajar dan kearifan lokal. Jurnal
Pendidikan Bahasa, 12(1), 45–56.


Banks, J. A. (2015). Cultural diversity and
education: Foundations, curriculum,
and teaching (6th ed.). Routledge.


Fardinal. (2023). Eksplorasi kearifan lokal
dalam pembelajaran karakter. Titian:
Jurnal Ilmu Humaniora, 7(1), 85–96.


Geertz, C. (1973). The interpretation of
cultures. Basic Books.


Hatima, Y. (2025). Sinergi deep learning
dan kearifan lokal dalam peningkatan
literasi. Journal of Humanities, Social
Sciences, and Education, 1(7), 112–120


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
(2022). Kurikulum merdeka.
Kemendikbud RI.


Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu
antropologi. Rineka Cipta.

Lave, J., & Wenger, E. (1991). Situated
learning: Legitimate peripheral
participation. Cambridge University
Press.


Mawaddah, I., et al. (2025). Penguatan
pembelajaran bermakna melalui deep
learning berbasis kearifan lokal. Bima
Abdi: Jurnal Pengabdian
Masyarakat, 6(1), 23–34.


Moleong, L. J. (2018). Metodologi
penelitian kualitatif (Edisi revisi).
Remaja Rosdakarya.


Nurkanti, M., et al. (2026). Deep learningbased learning with ethnopedagogy
and local wisdom. Jurnal Pendidikan
IPA Indonesia, 15(1), 1–10.


OECD. (2019). The future of education and
skills 2030. OECD Publishing.


Putri, A. J., & Safitri, R. W. (2024).
Optimalisasi kurikulum berbasis
kearifan lokal dan artificial
intelligence. Journal of Innovation in
Teaching, 3(2), 67–78.


Putri, R., et al. (2023). Penerapan deep
learning dalam pendidikan di
Indonesia. Generasi Pancasila, 2(1),
15–25.

Rianti, M., et al. (2025). Deep learning dan
artificial intelligence dalam konsep
kearifan lokal pada kurikulum. Jurnal
Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 4(2),
101–110.


Siemens, G. (2005). Connectivism: A
learning theory for the digital age.
http://www.elearnspace.org


Sugiyono. (2019). Metode penelitian
pendidikan: Pendekatan kuantitatif,
kualitatif, dan R&D. Alfabeta.


Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan sosial
dan pendidikan: Pengantar
pedagogik transformatif untuk
Indonesia. Rineka Cipta.

UNESCO. (2017). Education for
sustainable development goals:
Learning objectives. UNESCO
Publishing.


Widyawati, O. A., & Setyawati, S. P.
(2025). Pemanfaatan deep learning
dalam pendidikan karakter berbasis
kearifan lokal. Prosiding Seminar
Nasional Pendidikan, 5(1), 210–220.


Yusuf, Z., Mukhlis, F., & Azhar, Y. (2026).
Transformasi desain pembelajaran
berbasis deep learning: Integrasi
kearifan lokal dan teknologi digital.
Jurnal BERNAS, 7(1), 495–506.

    PDF Page:  55-68

    Terbit: Juni 2026