An Investigation into the Use of English Writing Assistance Applications among Grade XI-B Students at MAN 1 Lamongan

8

Fatchur Rohim, S.Pd.
fatchurrohim2016@gmail.com
Guru Bahasa Inggris MAN 1
Lamongan


Naskah
Diterima : 6 April 2026
Direvisi : 15 Mei 2026
Disetujui : 24 Mei 2026

Abstraksi

Meningkatnya penggunaan aplikasi bantuan menulis
berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah
mengubah secara signifikan cara siswa melakukan penulisan
akademik, khususnya dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Terlepas dari popularitasnya yang kian meningkat,
pemahaman tentang bagaimana siswa sekolah menengah
mengintegrasikan alat-alat digital ini tetap menjadi hal yang
sangat penting. Penelitian ini menginvestigasi pemanfaatan,
persepsi, dan tantangan terkait alat bantu menulis berbasis AI
dalam konteks bahasa Inggris sebagai bahasa asing (English
as a Foreign Language/EFL). Dengan menggunakan
pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui
wawancara terstruktur dengan 20 (Dua puluh) siswa program
peminatan bahasa Inggris kelas XI-B MAN 1 Lamongan dan
dianalisis secara tematik. Temuan penelitian menunjukkan
bahwa siswa secara aktif menggunakan aplikasi seperti
ChatGPT, Grammarly, QuillBot, dan Google Translate di
berbagai tahapan menulis, termasuk pencarian ide
(brainstorming), penyusunan draf, koreksi tata bahasa, dan
parafrase. Siswa menganggap aplikasi-aplikasi ini sebagai
alat yang efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam
menulis, memperluas kosakata, dan meningkatkan akurasi
teks. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa
tantangan krusial, terutama ketergantungan berlebihan siswa
pada saran otomatis, berkurangnya keterlibatan mendalam
terhadap aturan tata bahasa, serta potensi risiko terhadap
integritas akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
meskipun alat berbasis AI menawarkan bantuan
pembelajaran yang berharga, integrasinya memerlukan
bimbingan instruksional yang seimbang. Guru harus
membina literasi digital untuk memastikan siswa
menggunakan AI sebagai sarana evaluasi mandiri (selfassessment), bukannya sebagai pengganti utuh dari
keterampilan menulis mandiri

Referensi

Amir, H. S., & Rustam, U. (2025). The role
of technology in English language
learning in the digital era.
Lingeduca: Journal of Language
and Education Studies, 4(1), 1–8.
https://doi.org/10.70177/lingeduca.v
4i1.1420

Anggrianingsih, A., & Andriani, B. S. R.
(2026). Studi literatur tentang
integrasi teknologi dalam
pembelajaran bahasa Inggris di era
digital. JAIM: Jurnal Aliansi Ilmu
Multidisiplin, 2(1), 37–42.
https://doi.org/10.63545/jaim.v2.i1.
224

Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic
analysis: A practical guide. Sage.

Creswell, J. W. (2019). Qualitative inquiry
and research design: Choosing
among five approaches (4th ed.).
Sage.

Furoida, A. (2026). Inovasi media dan
teknologi pembelajaran:
Transformasi digital pendidikan
bahasa Arab.

Graham, S. (2023). The science of writing
and writing instruction: Advancing
theory, research, and practice.
Reading and Writing, 36(2), 245–
280.

Hyland, K. (2019). Academic publishing
and the myth of linguistic injustice.
Journal of Second Language
Writing, 43, 1–7.

Hyland, K. (2022). Teaching and
researching writing (4th ed.). Routledge.

Kohnke, L., Zou, D., & Moorhouse, B. L.
(2024). Technostress and English
language teaching in the age of
generative AI. Educational
Technology & Society, 27 (2), 306–
320.

Kukulska-Hulme, A. (2020). Mobileassisted language learning. In C. A.
Chapelle (Ed.), The encyclopedia of
applied linguistics (pp. 1–9).Wiley.
https://doi.org/10.1002/9781405198
431.wbeal0768.pub2

Ma, L. P. F. (2021). Writing in English as
an additional language: Challenges
encountered by doctoral students.
Higher Education Research &
Development, 40(6), 1176–1190.
https://doi.org/10.1080/07294360.20
20.1809354

Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2019).
Qualitative research: A guide to
design and implementation (4th ed.).
John Wiley & Sons.

Nurlaela, N., Idin, A., & Ratnaningsih, N.
(2025). Penerapan ChatGPT dalam
pembelajaran teks deskriptif untuk
siswa SMA kelas 10 melalui
pendekatan problem based learning.
Jurnal Education and Development,
13 (1), 582–585.
https://doi.org/10.37081/ed.v13i1.67
07

Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C.
A., Wisdom, J. P., Duan, N., &
Hoagwood, K. (2015). Purposeful
sampling for qualitative data
collection and analysis in mixed
method implementation research. Administration and Policy in Mental
Health and Mental Health Services
Research, 42(5), 533–544.

Puspita, N., & Susmita, N. (2024).
Keterampilan menulis intensif
kebahasaan: Pendekatan berbasis
masalah untuk penulisan ilmiah.
Pradina Pustaka.

Ranalli, J. (2022). Automated writing
evaluation and student revision:
Factors influencing uptake of
feedback. Language Learning &
Technology, 26(1), 90–113.

Stockwell, G. (2022). Mobile assisted
language learning: Concepts,
contexts, and challenges. Springer.

Sulaiman, R., Hudriati, A., Putra, M. H. P.,
& Arini, Z. R. (2025). Integrasi
media Vocabventure berbasis AI dan
lesson study untuk meningkatkan
penguasaan kosakata bahasa
Inggris siswa sekolah dasar.
Madaniya, 6 (4), 2852–2861.
https://doi.org/10.53696/27214834.
1527

Wang, Y. F., & Petrina, S. (n.d.). Using
learning analytics to understand the
design of an intelligent language
tutor.

Yin, R. K. (2018). Case study research and
applications: Design and methods
(6th ed.). Sage.

PDF Page:  167-184

Terbit: Oktober 2026