Prof. Dr. H. Saiful Jazil, M.Ag.,
jazilubna@gmail.com
Guru Besar UIN Sunan Ampel
Surabaya
Roudlon, S.Ag. M.Pd.
roudlonfauzani@gmail.com
Guru MAN 1 Lamongan
Naskah :
Diterima : 2 Februari 2026
Direvisi : 10 Maret 2026
Disetujui : 21 Maret 2026
Abstraksi
Krisis ekologis global tidak hanya mencerminkan persoalan
teknis, tetapi juga krisis paradigma dan spiritualitas manusia
dalam memandang alam. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep
ekoteologi perspektif al-Qur’an serta merekonstruksinya melalui
nilai-nilai Asma’ul Husna guna membangun etika ekologis Islam
yang inklusif dan transformatif. Kajian ini menggunakan
pendekatan kualitatif-konseptual melalui telaah literatur
keislaman dan sumber-sumber terkait ekoteologi. Hasil kajian
menunjukkan bahwa relasi manusia, Tuhan, dan alam perlu
dibangun atas prinsip tauhid, khalifah, amanah, mīzān, dan
larangan fasad fil-ardh. Ekoteologi berbasis Asma’ul Husna menegaskan kasih sayang sebagai fondasi relasi manusia-alam,
menggeser paradigma dominatif menuju kelembutan dan
kepedulian, serta memandang pelestarian lingkungan sebagai
bentuk ibadah ekologis dan tanggung jawab kekhalifahan
manusia.
Referensi
Abdushomad, Muhammad Adib.
Ekoteologi dan Refleksi
Kepemimpinan Menteri Agama
dalam Merawat Bumi. 24 Juni 2025.
https://kemenag.go.id/opini/ekoteol
ogi-dan-refleksikepemimpinanmenteri-agama-dalam-merawatbumi-zkdsd.
Al-Ghazali. Al-Maqsad al-Asna fi Sharh
Asma’ Allah al-Husna. Beirut: Dar
al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1992.
Al-Qur’an al-Karim.
Intergovernmental Panel on Climate
Change. Climate Change 2023:
Synthesis Report. Geneva: IPCC,
2023.
Intergovernmental Science-Policy
Platform on Biodiversity and
Ecosystem Services. Global
Assessment Report on Biodiversity
and Ecosystem Services. Bonn:
IPBES, 2019.
Izzi Dien, Mawil. The Environmental
Dimensions of Islam. Cambridge:
Lutterworth Press, 2000.
Kementerian Agama RI. Menag
Nasaruddin Umar Sampaikan
Gagasan Moderasi Beragama dan
Ekoteologi di Georgetown
University. Mei 2025.
https://kemenag.go.id/internasional/
menagnasaruddin-umar-sampaikangagasan-moderasi-beragama-danekoteologi-digeorgetownuniversity-KBJp3.
—–. Menag Tekankan Pentingnya
Ekoteologi dalam Menjaga
Lingkungan. 7 Maret 2025.
https://kemenag.go.id/nasional/men
ag-tekankan-pentingnya-ekoteologidalammenjaga-lingkungan-8G20a.
—–. Kemenag Kembangkan Ekoteologi
Berbasis Asma’ul Husna Apa Itu
(pidato dan kebijakan Kementerian
Agama RI). 3 Maret 2025.
https://kemenag.go.id/nasional/kem
enag-kembangkan-ekoteologiberbasis-asma-ul-husna-apa-itu4kHZG?utm_source=chatgpt.com
Khalid, Fazlun. Islam and the
Environment. Birmingham: IFEES,
2002.
Nasr, Seyyed Hossein. Man and Nature:
The Spiritual Crisis of Modern Man.
London: George Allen & Unwin,
1968.
—–. Religion and the Order of Nature.
New York: Oxford University Press,
1996.
Ngabalin, Marthinus. Ekoteologi:
Tinjauan Teologi Terhadap
Keselamatan Lingkungan Hidup.
CARAKA: Jurnal Teologi Biblika
Dan Praktika 1, no. 2 (2020): 118–
34.
United Nations Environment Programme.
Global Environment Outlook.
Nairobi: UNEP, 2022.
White Jr, Lynn. “The historical roots of our
ecologic crisis.” Science 155, no.
3767 (1967): 1203–7.
World Resources Institute. Global Climate
and Environmental Data Reports.
Washington, DC: WRI, 2023.

Terbit: Oktober 2026

