Khomsatul Maktubah,S.Pd, M.Pd
nurulkhomsa@gmail.com
Guru MAN 1 Lamongan
Naskah :
Diterima : 15 Maret 2026
Direvisi : 25 April 2026
Disetujui : 27 April 2026
Abstraksi
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
konsep dan sikap cinta lingkungan siswa kelas XI D MAN 1
Lamongan Tahun Pelajaran 2025/2026 pada materi sistem
ekskresi melalui penerapan pendekatan Kurikulum Berbasis
Cinta. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya
pemahaman siswa pada materi tersebut serta minimnya
kesadaran menjaga lingkungan madrasah, sehingga
diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu
mengintegrasikan aspek kognitif dan pembentukan karakter
secara holistik. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini
dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri
atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan
refleksi. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes untuk
mengukur pemahaman siswa, serta lembar observasi dan
angket untuk mengukur sikap cinta lingkungan. Data yang
diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan
kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan
signifikan pada pemahaman siswa, terlihat dari kenaikan
nilai rata-rata dari 68 (prasilus) menjadi 75 pada siklus I, dan
mencapai 85 pada siklus II. Ketuntasan belajar klasik juga
meningkat dari 55% menjadi 70% pada siklus I, hingga
mencapai 90% pada siklus II. Selain itu, sikap cinta
lingkungan siswa mengalami peningkatan yang ditandai
dengan perubahan perilaku yang lebih peduli terhadap
kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dengan demikian,
dapat disimpulkan bahwa pembelajaran biologi dengan
pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta efektif meningkatkan
pemahaman konsep sekaligus membentuk sikap cinta
lingkungan siswa secara kontekstual dan bermakna.
Referensi
Ariyati, E., Susilo, H., & Suwono, H.
(2024). Promoting student’s habits
of mind and cognitive learning
outcomes in science education.
Jurnal Pendidikan Biologi
Indonesia, 10(1), 85–95.
Darmawan, W. (2024). Analisis kebutuhan
dalam pengembangan modul
elektronik berbasis STEM materi
pelestarian lingkungan. Jurnal
Pendidikan Biologi Undiksha,
11(1), 44–52.
Hindun, I., Nurwidodo, N., Wahyuni, S., &
Fauziah, N. (2024). Effectiveness of
project-based learning in improving science literacy. Jurnal Pendidikan
Biologi Indonesia, 10(1), 58–69.
Kemdikbudristek. (2022). Panduan
Implementasi Kurikulum Merdeka.
Jakarta: Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Lickona, T. (2021). Educating for
Character: How Our Schools Can
Teach Respect and Responsibility.
New York: Bantam Books.
Panuluh, A. H. (2022). Improving science
process skills through guided
inquiry practicum. Journal of
Science Education.
Putri, M. C., Anwar, Y., Susanti, R., &
Vianty, M. (2024). Analisis
permasalahan dan strategi
pemecahan masalah dalam laporan
PTK calon guru biologi. Jurnal
Pendidikan Biologi, 15(2), 125–
132.
Ramdhani, S. A., Zubaidah, S., &
Prabaningtyas, S. (2024). Improving
students’ creative thinking in
biology learning through RemapTPS integrated flipped classroom.
Edubiotik: Jurnal Pendidikan
Biologi dan Terapan, 9 (1), 1–18.
Romero, C., & Ventura, S. (2024).
Educational data mining and
learning analytics: An updated
survey. Educational Research
Review.
Yani, I. P., Ahzari, S., Asrizal, & Novitra,
F. (2026). Technology integration in
project-based learning model:
Bibliometric analysis 2015–2024.
Journal of Educational Research.

Terbit: Oktober 2026

